Tarutung, medianusantara.online
Bupati Tapanuli Utara Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat S.Si, M.Si, menegaskan pentingnya pendidikan karakter dan integritas ditengah kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI). Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka sosialisasi dan Pendampingan Program Prioritas Pendidikan Jenjang Sekolah Dasar Se-Kabupaten Tapanuli Utara, di SMA HKBP 2 Tarutung, Senin 15/02026.
Acara tersebut didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Satya Dharma Nababan, bersama Kepala Dinas Pendidikan, Freddy Adbent Panjaitan.
Bupati Tapanuli Utara menyampaikan apresiasi tinggi kepada para kepala sekolah. Bupati menjamin penempatan kepala sekolah murni berdasarkan kebutuhan daerah, tanpa kepentingan pribadi, sesuai target besar Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk memajukan pendidikan.
“Meskipun zaman dan teknologi semakin canggih, hati perasaan, dan karakter tidak bisa digantikan mesin, demikian pula bahwa pendidikan yang bermutu adalah pembentukan karakter dan integritas” tegas Bupati.
Bupati mengajak para pendidik contoh sekolah sekolah Katolik yang sukses menanamkan disiplin dan karakter kuat sekaligus adaptif terhadap teknologi.
“Jadikan sekolah Bapak/Ibu sebagai tempat mendidik petarung yang disiplin, gigih, dan penuh integritas”imbau Bupati.
Bupati juga mendorong pelibatan siswa dalam program SAITAPAIAS (Selalu kita bersihkan) dalam penanganan sampah plastik. Selain itu, Bupati menekankan pentingnya matematika sebagai pembentuk pola pikir dan logika, serta menekankan penerapan program TAPAMAJUMA (Kita majukan) Tapanuli Utara Maretong (berhitung), Manjaha (Membaca) Martorsa (Bercerita) yang wajib diterapkan di Tingkat Sekolah Dasar (SD).
“Biasakan anak mendeskripsikan dan menceritakan kembali apa yang dipelajari, juga kita harus menciptakan pembelajaran yang benar-benar dipahami anak secara mendalam “ujar Bupati Tapanuli Utara.
Diakhir sambutannya, Bupati berharap seluruh program prioritas ini dapat dilaksanakan dengan sungguh sungguh disetiap sekolah, demi melahirkan generasi anak Tapanuli Utara yang unggul dan berkarakter.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara, Freddy Advent Panjaitan melaporkan bahwa kegiatan diikuti 135 Kepala Sekolah Sekolah Dasar Negeri dan Swasta Se-Kabupaten Tapanuli Utara.
Sosialisasi mengangkat lima tema Utama yaitu:
1. Sistim Penerima Murid Baru (SPMB)
2. Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
3. Anak Tidak Sekolah
4. Pengembangan Kepala Sekolah
5. Guru dan Tenaga Kependidikan
serta pemanfaatan Paparan Interaktif Digital (PID) dan pemutakhiran sarana prasarana, ucapnya.
(edy)
