KANTIL SRIKANDI PAMERAN TUNGGAL DI BALIK RUPA FIGUR PEREMPUAN  Beranda Atelier Randu Kuning

Bantul // medianusantara.online – Di tengah derasnya arus modernitas yang terus melanda jagad seni, Kantil Srikandi Pameran Tunggal “Di Balik Rupa Figur Prempuan” dengan kurator Taufik Rahzen di Beranda Atelier Randu Kuning, Jl. Ambarbinangun  RT. 08 Brajan Tamantirto Kasihan Bantul.

Bina Novida, art director pameran didampingi Yayat Surya selaku pengelola Randu Kuning menjelaskan Pameran Tunggal Lukisan di Beranda Atelier Randu Kuning kali ini mempersembahkan Kantil Srikandi Pameran Tunggal “Di Balik Rupa Figur Prempuan” yang akan berlangsung mulai hari Senin tanggal 15 Juni s.d. Senin, 22 Juni, 2026, pukul 16.16 s.d.21.21 WIB.

Karya Kantil Srikandi yang dipamerkan antara lain: Diriku Disini – ukuran 100 x 100 cm –media/tahun: Oil on Canvas, 2026; Selendang Merah – ukuran 90 x 140 cm – media/tahun: Oil on Canvas, 2026; Kenapa Aku – ukuran 120 x 80 cm – media/tahun: Oil on Canvas, 2026; Kopi Pagi – ukuran 120×80 cm – media/tahun: Oil on Canvas, 2026; Guguran Merah – ukuran 170×100 cm-media/tahun: Oil on Canvas, 2026; My Boy + Scout – ukuran 100×65 cm – media/tahun: Oil on Canvas, 2025; Kenan – ukuran 100 x 100 cm – media/tahun: Oil on Canvas, 2025; Melankolia – ukuran 80×120 cm – media/tahun: Oil on Canvas, 2026; Catatan (di) Kaki – ukuran 90 x 140 cm – media/tahun: Oil on Canvas, 2026. Kantil Srikandi sebagai model atau subjek lukis, ia dikenal berani tampil dengan ciri khas dan sering melahirkan karya kanvas kontemporer beraliran ekspresif hingga surealis.

Kantil Srikandi adalah seorang seniman dan model seni rupa, yang karya lukisnya sering menjadi sorotan dan objek kolaborasi dengan berbagai pelukis, seperti perupa Prancis dan pelukis Indonesia Paul Hendro. Kantil dikenal aktif dalam ekosistem seni rupa, khususnya di kawasan Yogyakarta. Berikut adalah beberapa detail menarik seputar kiprahnya. Pameran Seni Kantil Srikandi pernah tampil sebagai tokoh utama atau inspirasi dalam pameran tunggal lukisan bertajuk “Di Balik Rupa Perempuan” atau “Di Balik Rupa Figur Prempuan”.

Penulis: Nur Iswantara